Tips Mudah Mencegah Penularan Flu Burung


TribunposFlu burung merebak lagi di Jakarta. Puluhan unggas yang ditemukan mati mendadak pada Selasa (15/3/2016) di permukiman pemulung di Cilandak Barat, Jakarta Selatan, positif terkena virus Avian Influenza (AL) atau flu burung.

Warga pun diminta waspada dan segera melaporkan jika menemukan unggas-unggas yang mati secara mendadak. Virus yang menjangkiti unggas ternyata bisa melompat ke manusia. Meski jumlah kasus sangat rendah dibandingkan jumlah penduduk, tetapi angka kematian (case fatality rate /CFR) sangat tinggi, 60-80 persen, tergantung penanganan penderita.

Booklet Petunjuk Umum Pencegahan Flu Burung (H5N1) pada Unggas dan Manusia yang diterbitkan oleh USAID Indonesia menyebutkan sampai saat ini tidak ada vaksin yang mampu mencegah penyakit ini jika sudah berjangkit pada manusia.

Hal yang utama yang wajib dilakukan saat merebaknya kasus flu burung adalah selalu jaga kondisi kesehatan tubuh Anda. Pencegahan flu bisa dilakukan dengan menjaga daya tahan tubuh, makan seimbang dan bergizi, istirahat dan olahraga teratur.

Virus influenza dapat bermutasi, sehingga mempercepat penyebaran virus.

Ketika virus H5N1 bercampur dengan penyakit flu biasa, maka gabungan kedua virus influenza tersebut dapat mengakibatkan kondisi kesehatan semakin memburuk.

Selain itu, sedapat mungkin hindari kontak langsung dengan unggas liar, atau unggas yang dipelihara seperti ayam, itik dan angsa. Jagalah kebersihan makanan dan kandang hewan unggas Anda.

Buku Saku Flu Burung yang diterbitkan Departemen Kesehatan RI menyebutkan jika diketahui terdapat unggas yang mati akibat terinfeksi penyakit flu burung, segera bakar dan kubur unggas tersebut. Kemudian laporkan kejadian pada aparat pemerintahan setempat, agar diikuti tindak lanjut pencegahan penyakit flu burung dari pemerintah.

Ketika flu burung sedang ganas menyerang, hindari mengonsumsi makanan hasil peternakan unggas seperti telur atau daging dalam keadaan setengah matang. Virus flu burung akan mati jika kita memasak dengan menggunakan suhu 80C ke atas.

Lebih baik tidak membeli makanan di rumah makan atau restoran cepat saji, sebab Anda tidak mengetahui proses pengolahan makanan tersebut secara pasti.

Selain itu, selalu cuci tangan Anda secara teratur dengan sabun selama 20 detik, apalagi setelah menyentuh daging atau telur yang akan dikonsumsi.

Jika Anda batuk-batuk atau bersin-bersin gunakan masker untuk menghindari penyebaran virus. Sebab batuk atau bersin bisa menyebarkan virus dari tetesan mikroskopis di udara. Jangan menggosok mata, menggigit kuku, dan mengorek hidung atau telinga.

Orang yang sedang melakukan perjalanan pada suatu tempat yang sedang mengalami pandemi flu burung sebaiknya melakukan tindakan agresif untuk mencegah flu burung. Misalnya, hindari daerah yang terdapat banyak unggas seperti daerah peternakan dan kebun binatang.

Orang juga sebaiknya menghindari tempat keramaian seperti mal, supermarket, kendaraan umum atau pasar agar tidak terinfeksi virus flu burung dari orang lain. Selalu gunakan masker jika berinterakasi dengan orang lain.

Jangan pernah berbagi barang pribadi dengan orang lain, seperti pisau cukur, handuk, sikat gigi, tempat makanan, gunting kuku hingga sapu tangan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terinfeksi virus flu dari orang lain.

Mencegah flu burung dapat dilakukan dengan vaksinasi, baik untuk unggas peliharaan dan manusia yang berada di sekitar unggas. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus H5N1. (brtgr)
Powered by Blogger.